Categorized | Geraidinar

Mumpung Dinar(emas) Lagi Disubsidi Amrik

Posted on 09 February 2009 by gobloger

Sebulan terakhir harga Dinar melonjak diatas 12 % yang disebabkan oleh dua hal, yaitu harga emas dunia dalam US$ yang kembali berada diatas US$ 900/oz dan nilai tukar Rupiah yang melemah sampai Rp 11,750 pada saat artikel ini saya tulis.

Sejak akhir pekan lalu Dinar pada kisaran harga diatas Rp 1,400,000.  Mahalkah Dinar pada kisaran harga ini? Tergantung bagaimana kita melihatnya.

Bila Anda termasuk orang yang beruntung telah membeli Dinar sejak dua tahun lalu pada kisaran harga Rp 800,000 atau setahun lalu pada kisaran harga Rp 1,000,000,- maka harga sekarang tersebut sudah tergolong tinggi. Namun kalau kita melihat kedepan, setahun dua tahun atau bahkan lebih - maka bisa  jadi harga yang sekarang ini masih tergolong sangat rendah. Mengapa ?.

Saat ini harga emas dunia dihitung dan dibeli dengan mata uang fiat yang nilainya sangat dipaksakan. Pemerintah-pemerintah dunia membanjiri ekonominya dengan bail-out demi bail-out agar ekonominya tetap berputar ?.

Dengan apa pemerintah melakukan ini ? dengan menerbitkan hutang baru, dengan mencetak uang baru, dengan memindahkan asset yang buruk dari pihak yang di bail-out ke pemerintah.

Apa yang dilakukan oleh pemerintah dengan berbagai tindakan bail-out-nya seperti menanam bom waktu. Asset-asset buruk yang mengumpul di tangan pemerintah, hutang yang menumpuk dan uang fiat yang terus dicetak tinggal menunggu waktunya untuk meledak.

Karena yang sangat relevan dengan harga emas dunia adalah nilai Dollar,  melonjaknya harga emas dalam Dollar akhir-akhir ini juga karena para pelaku pasar mulai melihat apa yang ada di bawah permukaan dari pucuk gunung es tersebut diatas.

Subprime mortgage hanyalah pucuk gunung es yang sudah terlihat tersebut diatas; masalah yang berada dibawah permukaan tidak kalah dasyatnya.

Bukan hanya subprime mortgage saja yang sekarang sedang dalam proses menenggelamkan ekonomi ‘titanic’ Amerika. Dari hutang pemerintah dan swasta yang membubung, produk jadi-jadian seperti CDS sampai hutang masyarakatnya dalam bentuk hutang kartu kredit secara keseluruhan dan bersama-sama sedang mengenggelamkan kapal mereka.

Masalahnya adalah ketika nun jauh disana ekonomi ‘titanic’ Amerika tenggelam, pusarannya akan ikut menenggelamkan ekonomi dunia seperti yang dirasakan oleh seluruh dunia empat-lima bulan terkahir. Tidak terkecuali kita yang di Indonesia, bahwasanya Rupiah sekarang berada pada kisaran Rp 11,750 sedangkan tahun lalu hanya sekitar Rp 9,200 – menunjukkan kita tidak bebas dari pusaran ‘titanic’ yang sedang tenggelam tersebut.

Anda yang mulai membeli Dinar setahun dua tahun lalu tentu telah merasakan ini, betapa nilai asset Dinar Anda terjaga (naik significant) di tengah  penurunan asset lain seperti saham yang nilainya anjlog atau deposito uang kertas yang daya belinya menurun drastis.

Bagi yang belum membangun sekoci Dinar ini, kesempatan untuk mulai melakukannya belum terlambat.

Mumpung Amerika presidennya baru, mereka lagi sibuk membangun citranya agar terkesan US$ tetap perkasa, agar ekonomi mereka kelihatan tetap tegar. Dengan apa mereka melakukannya ?, dengan terus menambah hutang, mencetak uang, dan dengan mengumpulkan asset buruk dari  perusahaan-perusahaan swasta yang di bail-out pemerintah.

Ketika mereka melakukan ini, US$ untuk sementara perkasa – dan harga emas dunia untuk sementara tertekan - tertahan dari kenaikan harga yang lebih tinggi.

Artinya apa ini semua ? pemerintah Amerika sejatinya sedang ‘menekan’ harga emas untuk tetap rendah. Tanpa mereka sadari mereka sedang memberikan ‘subsidi’ bagi harga emas dunia.

Jadi meskipun harga emas dunia atau Dinar ini sekarang kelihatan tinggi – sebenarnya harga ini adalah harga yang masih  ‘disubsidi’ oleh pemerintah Amerika dengan presiden baru-nya yang sibuk membangun citra sebagai ‘penyelamat’ ekonomi ‘titanic’ mereka. Ketika mereka tidak kuat lagi ‘mensubsidi’ harga emas dunia, apa yang akan terjadi ? Kita semua hanya bisa menduga-duga tetapi hanya Allahlah yang maha tahu. Wallahu A’lam.

3 Comments For This Post

  1. husayn Says:

    bismillah,

    dalam dua bulan terakhir, rate tukar dinar telah mengalami peningkatan sebesar 6,5% sebelumnya rp. 1,450,000 saat ini rp. 1,550,000 dan terus berfluktuasi. harga emas per ounce (1 troy ounce = 31.130)mencapai $1,200. bila dilihat secara lebih universal, sistem keuangan finansial tampak semakin mengalami kerapuhan. korea utara telah men-sanering dua digit dari mata uangnya dan beberapa versi keluaran tahun tertentu tidak dianggap berlaku, sehingga banyak uang yang dipegang oleh rakyatnya hanya menjadi kertas tidak berharga.

    raksasa produsen mobil jepang, toyota, memberi peringatan awal bahwa perusahaannya kemungkinan akan mengalami kerugian akibat penguatan yen terhadap dollar, yang berkaitan akan turut berjatuhan juga industri otomotif lainnya. dollar akan segera membanjiri negara-negara berkembang, bila hal ini terjadi, seperti di indonesia, masyarakat kemungkinan akan lebih memilih dollar dibanding rupiah.sistem finansial perbankan akan mengalami guncangan, termasuk juga perbankan ’syariah’ yang tidak terlepas dari sistem ekonomi riba. saat kemelut finansial terjadi, semua orang akan terkena imbasnya, termasuk pengguna dinar emas-dirham perak, bagaimanapun yang berpijak pada pondasi yang lebih kokoh akan relatif lebih aman saat terjadi benturan finansial tadi.

    dinar emas dan dirham perak (ditambah fulus tembaga, yang saat ini belum mulai kita terapkan) tidak bisa berdiri dengan sendirinya. namun yang terjadi saat ini dinar dirham cenderung dimiliki sebagai koin investasi dan sekedar alat tabung. akibatnya pemakainya masih terjebak dalam kerangka pemikiran rate tukar & rate buyback, perbedaan harga antara koin yang didistribusikan oleh provider A B dan C, sekat-sekat distribusi dan kekakuan yang menghambat peredaran dinar-dirham untuk beredar secara luas dan luwes. contoh yang terjadi misalnya, seseorang menukar dinar di provider A kemudian akan dirupiahkan di provider C, maka rate buybacknya yang biasanya 4% untuk dinar menjadi 8, 10 atau 12. contoh lain, karena harga emas berfluktuasi tinggi, maka rate buyback yang biasanya sebesar 4% berubah menjadi 5, 6 atau 7%. kebijakan ini tentunya akan mengendurkan minat masyarakat untuk beralih pada dinar-dirham, sudah semestinya kita mempermudah dan bukan mempersulit dan merugikan masyarakat dengan dalih edukasi atau menjaga niat pengguna dari spekulasi. secara real, untuk berspekulasi dalam dinar-dirham sangat beresiko dan memakan waktu yang terlalu lama.

    untuk berspekulasi dalam emas, akan lebih mudah dan menguntungkan bila pembeli emas membeli emas batangan pecahan 100 gram keluaran pt logam mulia di toko mas (syarat: di jakarta dan membeli di toko mas, bukan di counter logam mulia) karena harga belinya yang murah (selisih rp 3000-8000 dari rate logam mulia) dan harga buyback yang tidak terlalu mahal (selisih rp 2000-3000 dari harga jual) jadi untuk menerapkan kebijakan yang memberatkan pengguna dinar-dirham sama dengan menghambat laju restorasi muamalah.

    persoalan tadi terjadi karena belum ada saluran untuk menggunakan koin nuqud (dinar emas & dirham perak) dalam terapan muamalah real. maka tahap lanjut setelah pengenalan dinar-dirham sebagai media nishab zakat dan solusi untuk meninggalkan riba uang kertas adalah pasar islam terbuka, di mana masyarakat, muslim khususnya, akan dibiasakan untuk menggunakan nuqud sebagai sarana transaksi dalam muamalah real harian. efek langsungnya adalah, pemilik nuqud tidak lagi melihat berapa rupiah rate koin nuqud saat yang bersangkutan akan membeli atau membayar suatu barang/jasa, melainkan bisa langsung dibayarkan tanpa mediasi uang kertas, maka pemilik koin tidak lagi perlu melihat berapa rupiah rate dinar-dirham saat ini kalau perlu di-kertas-kan. transaksi komoditas ke komoditas.

    saat ini, pasar islam terbuka yang sudah mulai dirintis dan berjalan adalah pasar islam jumat-sabtu di kompleks mesjid Salman ITB bandung, dengan koordinatornya bapak Thorik Gunara beliau juga mendirikan gilda (guild, paguyuban) pedagang yang menjadi cikal bakal kembalinya kafilah atau karavan dagang, insyallah. anggota yang bergabung dalam gilda pedagang Salman ini sekitar 70 orang, seluruhnya pedagang aktif dan ‘professional’ dalam artian memang kesehariannya memberi nafkah keluarganya dari berdagang. seperti sabda Rasulullah, sallallahu alayhi wa sallam, bahwa sembilan dari sepuluh pemasukan Muslimin adalah melalui perdagangan. para pedagang ini telah memahami bahwa hak-hak para pedaganglah yang telah dirampas saat ini oleh para bankir, karena semestinya pedaganglah yang mendapatkan kedudukan mulia di masyarakat sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi, sallallahu alayhi wa sallam.

    para pedagang ini telah mulai membandrol harga dagangannya umumnya dalam dirham, berdagang dan bermuamalah dibekali dengan pengajaran fiqh (mengambil fiqh dari madzhab imam Syafi’i) dan kesan yang umumnya dirasakan saat melakukan transaksi adalah berbeda dengan pedagang-pedagang lain, ‘aura’ islamnya lebih melekat.sekat perbedaan produsen koin mulai dikikis karena semua koin dapat dipergunakan untuk ditransaksikan di dalam pasar.

    liputan perkembangan dinar-dirham dan pasar islam bisa dilihat di:
    http://www.dinarfirst.com
    http://www.islamhariini.org
    http://www.islamhariini.wordpress.com

    semoga Allah memberi kemenangan pada hamba-hambanya yang tulus, amin.

  2. husayn Says:

    01.12.2009 Keunggulan Koin Emas Menarik Perhatian Pemerintah Amerika

    Terjual Habis

    Koin-koin American Eagle dinyatakan telah terjual habis dan sementara ini belum siap edar kembali dikarenakan permintaan yang kuat. Pesan ini mungkin terdengar bertentangan namun inilah pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh US Mint yang memberhentikan secara keseluruhan penjualan koin-koin emasnya. Pada bulan November, diperkirakan sejumlah 124,000 ounce koin Gold Eagle ( 1 troy ounce emas adalah 31,103 gram ) telah terjual. Menurut seorang tokoh resminya, sejumlah 115,500 ounce telah terjual pada bulan Oktober dan September.

    Ironisnya , di negeri kelahiran kapitalisme yang mengklaim berada dibawah pengaruh hukum penawaran dan permintaan, cadangannya sama sekali tidak tersedia, paling tidak terkait koin emas. Dalam pernyataan resminya, Mint (pabrik percetakan koin)pemerintah Amerika menyatakan bahwa mereka tidak dapat lagi menyediakan suplai karena permintaan yang terlalu tinggi. Alasannya: terkait kenaikan harga emas dalam beberapa minggu terakhir akibat diborong oleh para pembeli yang tidak dapat mereka hindarkan. Persediaan diperkirakan telah habis terkuras.

    “Terkait permintaan koin American Eagle yang tidak diperkirakan sebelumnya, cadangan emas telah habis. Dengan demikian sementara ini kami memberhentikan penjualan koin-koin ini” demikian menurut memorandum yang disampaikan oleh US Mint kepada para penyalurnya. Proses ini juga tidak sepi dari lelucon di mata orang dalamnya, tidak lagi menanyakan apakah mereka masih akan mencetak koin negara, lebih dari itu, tampaknya mereka tidak lagi berkeinginan untuk kembali mencetak dan mengedarkan koin-koin emas lagi.Beberapa saat sebelumnya, percetakan negara membantah penghentian produksi dikarenakan pemborongan masal produk oleh pembeli karena harga emas sempat turun tajam. Saat ini dinyatakan secara resmi bahwa produksi terhenti sama sekali karena harga emas yang sangat tinggi. Alasan ini tampak sangat konyol. Masih menurut orang dalam, sangat terlihat jelas bahwa US Mint ingin agar rakyat Amerika kehilangan peluang untuk mendapatkan koin-koin emas.

    Koin-koin American Eagle bagi setiap warga negara Amerika adalah perlambang kekuatan daya beli. Setiap orang mengetahui koin ini. Tidak seperti yang terjadi di Eropa, di dalam negeri Amerika koin emas asing relatif tidak dikenal karena percetakan negara selalu menutupi segala yang diperlukan. Karena percetakan negara hanya menghentikan penjualannya, bukan pencetakannya,yang menjadi pertanyaan adalah kemana perginya koin-koin yang diproduksi pergi? Tampaknya, US Mint ingin secara resmi melakukan penjualan kembali pada pertengahan . Namun akan melahirkan pertanyaan baru lainnya: untuk berapa lama?

    Terjemahan dari http://muslim-affairs.com/?id=862

  3. admin Says:

    terimakasih pak atas penjelasannya..
    salam dinar

Leave a Reply

Advertise Here
Advertise Here