Categorized | Geraidinar

Obama dan Harga Emas Dunia

Posted on 31 December 2008 by goblog'er

Saya pernah menulis tentang calon presiden AS dari Demokrat ini pada masa kampanyenya bulan Juni lalu .

Ketika Obama akhirnya bener-bener terpilih dalam pemilu pekan lalu, dunia – paling tidak dari sisi ekonomi – sudah sangat banyak berubah. Borok-borok kapitalisme dan industri keuangan yang spekulatif ribawi bermunculan.

Hari-hari ini pemerintah dan para Ekonom Amerika sibuk mencari solusi menyelamatkan ekonomi negeri itu. Setelah industri keuangannya luluh lantak, sekarang sector riil mulai berguguran dan antri untuk tindakan bailout pemerintahnya.

Kemarin perusaahaan kebanggaan Amerika Ford dan General Motor harga sahamnya jatuh di bursa, masing-masing turun sebesar 6.79% dan 13.1 %. Penyebabnya adalah disinyalir kuat umur mereka tinggal enam bulan kalau tidak ada injeksi dana segar dari pemerintahnya atau dari sumber lain.

Suasana muramnya ekonomi AS ini juga tercermin dari pengumuman DHL yang akan menutup operasi domestiknya di Amerika yang berdampak pada 9,500 orang kehilangan pekerjaan. Dittupnya operasi DHL ini mengindikasikan menurunnya jumlah barang/perdagangan yang bergerak di AS.

Lantas apa yang akan dapat dilakukan oleh presiden termilih AS Barack Obama ?; Dapat dipastikan Obama akan habis-habisan berusaha menyelamatkan ekonomi AS.

Hal ini berarti Obama akan berusaha menyelamatkan tidak hanya sector finansial tetapi juga sector riil, terutama untuk menyelamatkan lapangan kerja – sebagai pemenuhan janji dia pada rakyat pemilih di AS.

Ini hanya akan dapat dilakukan apabila likuiditas cukup tersedia dan nilai US$ tidak terlalu tinggi dibandingkan mata uang kuat lainnya. Kalau mata uang Amerika terlalu kuat seperti hari-hari ini, ekspor mereka tidak dapat bersaing dan banyak industri mereka yang harus ditutup.

Kalau US$ yang sekarang sangat tinggi dan akan berbalik menurun kedepan, maka harga emas dunia akan bergerak sebaliknya yaitu dari posisi sangat rendah sekarang berbalik naik secara significant.

Pergerakan emas dalam kaitan dengan siapa yang berkuasa di Amerika ini dapat dilihat di grafik dibawah.

Harga emas pernah naik sangat tajam ketika yang berkuasa Demokrat, yaitu antara 1977-1980 ketika presiden Amerika di pegang Jimmy Carter. Namun juga pernah mengalami penurunan yaitu tahun 1993-2000 ketika presiden Amerika di pegang Bill Clinton.

Kali ini saya cenderung berpendapat harga emas akan mengulangi sejarah jamannya Jimmy Carter. Yaitu harga emas akan kembali melonjak di jaman Obama ini. Mengapa demikian ?.

 Selain bisa dilihat statistik trend beberapa tahun yang mendahuluinya, juga alasan yang ada dibelakangnya.

Ketika Jimmy Carter berkuasa, beberapa tahun sebelumnya berkuasa pemerintahan republik yang sangat ceroboh yaitu presiden Nixon yang pada tahun 1971 membawa dunia meninggalkan Bretton Wood Agreement , yang dampaknya seluruh uang di dunia tidak lagi dikaitkan dengan cadangan emas.

Uang kertas yang bisa dicetak semaunya inilah yang melonjakkan harga emas dan puncaknya (bom waktunya) meledak pada saat pemerintahan dijalankan oleh partai lain.

Yang mendahului Obama ini juga demikian, presiden republik yang ceroboh George Bush mengumbar ‘pencetakan uang’ dengan berbagai program penyelamatan ekonominya.

Yang ditinggalkan Bush sebenarnya hanyalah bom waktu – yang akan meledak dengan hancurnya US$ pada saat pemerintahan sudah di tangan partai lain yaitu Obama yang dari parta Demokrat. Apabila ini terjadi, nggak kebayang tingginya harga emas saat itu.

Bisa saja saya keliru, hanya ditanganNyalah segala Ilmu untuk masa depan. Wallahu a’lam.

Disclaimer :

Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.

Leave a Reply

Advertise Here
Advertise Here